GZ People

Aku sekarang lagi naek bus di kota GZ tercinta ini. Sedikit banyak pengen cerita tentang orang lokal di sini.
Seperti yang sudah diceritakan pada blog sebelumnya, aku kebanyakan ga suka tingkah laku orang lokal di sini. Mereka busng ludah sembarangan, nyetir ugal-ugalan, bau badan dan mulut, suka menyerobot, dan lain lain deh.. Hoho.. Tapi kenapa ya kok negara Cina sendiri merupakan negara dengan perkembangan ekonomi tercepat sedunia. Ternyata mereka punya mental pekerja keras. Bayangin aja, kemaren aku libur 2 hari, yaitu senen dan selasa. Di indonesia, ini berarti hari jumat biasanyanya dijadikan harpitnas. Di sini, orang yang seharusnya libur hari sabtu malah masuk untuk menggantikan hari libur. Pantas saja mereka maju. Rajin bow.. Hoho..

GZ Loves and Hates

GuangZhou.. atau Canton, merupakan kota perdagangan yang dekat dengan HongKong.

Setelah asik berjalan-jalan di kota ini selama 2 bulan terakhir, banyak sekali hal yang dialami olehku. Banyak sukanya, banyak dukanya. Sedikit banyak aku ingin bercerita pengalamanku di GZ ini, what to love, what to hate.

GZ, what to love:

1. Everything in here is extremely CHEAP. The food is cheap, the clothes is cheap, the boardgame is cheap. Semua barang di sini sangatlah murah. Bahkan dibandingkan dengan barang-barang di Indonesia, di sini pasti lebih murah. Keberanian menawar menjadi syarat mutlak untuk barang-barang murah. Ketahuilah dulu nilai dari barang yang akan dibeli.

2. The food is really diverse. Dari masakan cina, korea, jepang, italia, bahkan indonesia ada semua di sini. Canton memang dikenal dengan surganya makanan enak, walaupun tentu saja tidak ada yang mengalahkan masakan rumah di Indonesia tercinta.

3. The boardgame is cheap. Yeah, did i mention that the boardgame is cheap?

4. Public transportation is fun. Berbeda dengan indo, public transportation di sini dikelola dengan sangat baik sehingga untuk pergi dari A ke B sangatlah cepat. (di luar RUSH HOUR)

5. The Canton Fair. The BIGGEST Expo Fair I ever go. Just 1 words are able to describe it. H.U.G.E.

GZ, What to hate:

1. The people. Yup. It’s CK. Cina Kampung. Di ditie kerjaannya nyerobot barisan, mulut bau jigong, badan bau asem, kerjaannya marah-marah kalau berani nawar barang jualannya, etc etc. Ga ada bagus-bagusnya dan semakin sakit hati kalau dipikirin.

2. RUSH HOUR. Did i said that the public transportation is something to love? It’s the other side of the coin when rush hour occurred. Bus penuh, taxi maced, ditie desek-desekkan. Bahkan pernah di bus dan ditie kita berdiri nempel depan belakang kiri kanan ama CK gara-gara emang penuh banget itu bus dan keretanya.  And…. did i mention that CK itu bau mulut + bau badan?  Yeah.. that’s not a good combo..

3. The Food. There’s a thin line between love and hate. I love pork. but after 1 month eating pork = I hate pork. The smell is weird, the taste is oily, and I think when I eat too much of  a pork, i started to smell like one of them.

GZ, Survival Guide

Seperti postingan sebelumnya tentang GuangZhou, banyak banget pengalaman baru di sini.. Gw  share apa aja sih yang sebenernya dibutuhin di negri orang, terutama di GuangZhou ini..

(Semi ambil comot dari sini: Claude C Kenni )

1. Komputer + Freegate

Oke.. Ketika kau ada di negri orang untuk waktu yang lama, kau pasti butuh komputer. Baik itu untuk FB-an, edit foto, maupun main game dan tugas. Tetapi di negri tirai bambu ini, ternyata pemerintahnya juga memasang tirai bambu digital untuk dunia maya, sehingga untuk beberapa website seperti facebook, twitter, dan youtube menjadi tidak dapat diakses. Kebutuhan untuk FB dan Twitter bagi WNI sudah seperti nafas hidup, sehingga program proxy seperti freegate dibutuhkan dan akses FB, Twitter dll dapat dibuka kembali.

2. Food. 

Manusia perlu makan.. itu sudah pasti.. tapi ketika anda berada di negri yang 90% masakannya adalah BABI, melewati bulan pertama tanpa menjadi mual dengan wangi babi adalah hal yang mustahil. Usahakan mencari makanan yang bervariasi sehingga kebosanan akan satu jenis makanan dapat dihindari. Restoran masakan mandarin pada umumnya lebih berminyak dari masakan indonesia. Terkadang masakan itu berbau jeroan babi atau rempah obat. Ketika memilih restoran apabila sudah tercium bau-bau masakan yang agak aneh maka sebaiknya hindari dan cari restoran lainnya. Masakan di mall-mall besar juga tidak menjamin bahwa masakan yang dinikmati dapat dinikmati dengan menyenangkan karena pengalaman saya pernah masuk ke satu buah restoran 5 berlian (rattingnya sama dengan 5 bintang kalau hotel) dan yang ada di menu adalah cacing cah bawang putih (yup, that’s worm) dengan harga yang… umm… bikin tipis dompet lah pokoknya.

3. Transportation Card.

Transportasi di GZ beraneka ragam, mulai dari Busway, Taxi, hingga Subway atau yang lebih dikenal dengan 地铁(Ditie). Kartu transportasi ini menjadi kebutuhan yang wajib dimiliki karena dengan kartu ini ketika memasuki bus atau ditie, kita tinggal meng’tick’ kartu tersebut pada reader dan saldo uang kita pada kartu ini langsung terpotong. Kartu ini memiliki berbagai macam gambar dan jenis, namun satu hal yang pasti. Apabila kita memiliki kartu ini, maka setiap bulan setelah melakukan perjalanan 15 kali, maka kita mendapatkan diskon 40%.. enak banget kan?

4. Shoes and Bags.

Di GZ, public transportation menjadi alat utama anda berpindah dari titik A ke titik B. Ketika anda adalah siswa asing di luar negri, anda praktis tidak mungkin memiliki motor, apalagi mobil di sini (anw, sepeda motor di ban di GZ). Transportasi paling keren anak sekolahan adalah sepeda boseh yang tentu saja diboseh. Kekuatan kaki menjadi yang utama untuk modal jalan-jalan. Sepatu dan tas menjadi faktor utama, terutama apabila anda adalah wanita. Kenyamanan sepatu menjadi nomer satu. Ketika sepatu anda tidak nyaman, praktis anda tidak akan nyaman berjalan jauh. Tas juga menjadi hal yang penting karena semakin berat tas anda, maka energi yang anda gunakan semakin banyak. Usahakan sepatu yang digunakan nyaman untuk dipakai jalan jauh dan tas yang digunakan dari bahan yang ringan.

 5. Weather Report and Personal Health Kit.

Di Indonesia, ramalan cuaca tidak terlalu penting karena ketika musim hujan pastilah hujan dan ketika musim panas pastilah panas. Di GZ, cuaca sangatlah tidak menentu. Suatu hari pernah sangat panas (31 C) dan besoknya drop hingga 15 C. Ngeri. Ramalan cuaca digunakan untuk persiapan. Sesuai dengan peribahasa: bawalah payung sebelum hujan. 🙂

Ketika cuaca menjadi kejam, kebutuhan akan lip balm dan hand lotion menjadi nomer satu. Udara kering di GZ sangatlah kejam terhadap bibir dan kulit anda. Tidak peduli anda lelaki atau wanita, hand body dan lipbalm menjadi hal yang wajib digunakan apabila anda tidak mau bibir dan kulit anda pecah-pecah. Obat-obatan pribadi juga diperlukan ketika cuaca tidak bersahabat sehingga badan anda tetap bugar dan sehat.

And yeah, that’s it. 5 hal yang paling dibutuhkan di GZ.. semoga bermanfaat 🙂

A New City, A New Life

Uda lama banget ya rasanya ga nulis blog.. kalo liat tanggalnya juga uda kelewat jauh.. Lagi-lagi blog ini terlupakan.. haha.. kreativitas semakin berkurang, tapi tetep harus kreatif dong..

A lot of things happened while this blog is inactive.. The biggest change is that i moved to another country. CHINA man~! Di”tendang” ke sini buat belajar ciang ceng chuang sampe bisa ngomong dengan bangga: 我可以所汉语! (Aku bisa Ciang ceng chuang~!)

Sejak post dari Graduation of Friends , 1 tahun lebih sudah berlalu. My last semester as undergraduate student (I’m underGRADUATED student now.. HAHAHA~!!!), sidang yang luar biasa mengerikan, dan tentu saja langkah langkah kaki yang gw langkahkan pada jalan kehidupan ini yang pada akhirnya membuat keputusan untuk mengambil sekolah bahasa lagi di negri orang..

Anw, tinggal sendiri di negri orang ternyata emang punya suka duka sendiri ya.. Banyak banget pengalaman baru di sini.. ketemu sahabat baru, ketemu budaya baru, ketemu pelajaran baru, dan tentu saja ketemu boardgame baru.. hahaha.. Abis baca blog temenku, gw jadi terinspirasi buat cerita apa aja si yang ada di GuangZhou ini? Sekalian mulai coba-coba nulis blog lagi aja ya..

Jungle Speed

The game

Pernah dengar tentang sebuah game bernama Jungle Speed? Game gebrakan atau tepok nyamuk adalah game yang sangat mirip dengan permainan ini.

Game ini dibuat oleh dua orang ‘guru’ dari Perancis yang dikenal dengan nama Tom & Yako.  Game ini dibuat pada tahun 1991, namun sampai saat ini game ini tidak terlalu dikenal karena sulitnya game ini ditemukan di luar Perancis. (Namun menurut website dari game ini, game ini sudah ada sejak jaman purbakala dimana para manusia prasejarah menggunakan game ini untuk berebut makanan).

Edisi terbaru dari Jungle Speed ini terdiri dari 200 kartu dengan berbagai simbol dan sebuah totem kayu yang diperebutkan. Permainan ini dapat dimainkan dari 2 hingga 15 orang.

The Totem

The Totem

Inti dari permainan ini sangatlah mudah, yaitu membuat kartu yang dibagi rata di awal permainan menjadi habis. Pemain yang paling cepat menghabiskan kartu miliknya maka dialah pemenangnya.

Permainan diawali dengan dibaginya kartu simbol kepada pemain secara merata. Apabila kartu yang dibagikan tidak pas, maka kartu lebih akan diletakan di tengah sebagai ‘The Pot”. Totem kemudian diletakan di tengah di atas pot (apabila ada). Pemain kemudian satu persatu membuka kartu yang ada di depannya, dan meletakannya pada tumpukan terbuka yang terpisah(setiap orang memiliki 2 buah tumpukan kartu). Apabila nantinya ketika seseorang membuka kartu dan ternyata ada kartu lain yang sama, maka duel pun terjadi. 2 orang yang memiliki kartu dengan simbol yang sama itu saling adu kecepatan berebut totem yang ada di tengah meja tersebut. Pemenangnya memberikan tumpukan kartu terbuka miliknya kepada yang kalah, dan yang kalah kembali mengocok tumpukan kartu terbuka miliknya, beserta kartu temannya, dan tumpukan kartu di tengah (Pot) bila ada,  ke tumpukkan kartu miliknya. Namun perlu diwaspadai, banyak sekali simbol-simbol yang mirip dan diperlukan konsentrasi dan kejelian mata untuk dapat membedakan simbol yang satu dengan yang lain. Apabila ternyata pemain salah mengambil Totem (totem terambil atau terjatuh ketika tidak ada simbol yang sama), maka pemain yang menyentuh totem itu akan terkena penalti dimana dia harus mengambil semua tumpukan kartu terbuka + Pot dan mengocoknya kembali pada kartu miliknya.

Itu adalah dasar dari permainan ini. Permainan ini kemudian dikombinasikan dengan beberapa buah kartu spesial, seperti kartu dengan panah terbuka, yang berarti pemain menghitung 1, 2, 3, dan bersama-sama membuka kartu, panah berwarna warni yang berarti syarat duel menjadi sama warna, bukan sama bentuk, dan panah tertutup yang berarti semua pemain berebut totem untuk menaruh kartu terbuka miliknya di Pot.

Game

Permainan ini sangatlah menyenangkan dan mudah sekali memainkannya. Pemain dapat belajar sambil mengikuti permainan dan dijamin tawa akan keluar dari setiap permainannya. Terutapa apabila ada seseorang yang mengambil totem, tersenyum puas namun kemudian menjadi pucat pasi ketika ternyata tidak ada simbol yang sama di atas meja, kemudian sambil mengeluh, mengumpulkan semua kartu terbuka yang ada di meja. 😛

Permainan ini sangat aku sarankan, untuk bersenang-senang, terutama untuk kalangan non-gamers karena sangat menarik dan menyenangkan.. 🙂

After a long journey..

Setelah perjuangan kurang lebih dari April, latihan seminggu 3 kali, akhirnya kita tampil juga di IICC, sebagai Young Adult Choir. Lawan kita bukan lagi anak-anak SMA yang lebih menampilkan visual, tapi muda mudi dari Filipina yang sudah profesional dalam hal menyanyi. Setelah mengetahui hasilnya, kita ditetapkan sebagai juara terakhir (4/4) dari kategori ini. Sedih si ga ya, memang kalau dilihat prosesnya effort yang dikeluarkan sangat jauh dari latiha FPS 4 tahun lalu. Skill kita juga jauh banget ama sang anak-anak Filipin itu. Tapi dilihat secara global, aku seneng banget bisa nyanyi lagi di panggung bersinar itu (panggungnya disenterin pake spotlight banyak banget sampe penontonnya aja ga keliatan) karena bisa berkembang sedemikian rupa sehingga teknik yang aku punya juga bisa berkembang.. Seneng banget menikmati prosesnya dari awal sampai akhir kemaren bener bener kerasa capenya, dan puas.. hehe.. ayo, 2 tahun lagi kita kalahkan sang Filipin.. 🙂

At The Beginning – Richard Marx and Donna Lewis

We were strangers starting out on our journey
Never dreaming what we’d have to go through
Now here we are and I’m suddenly standing
At the beginning with you

No one told me I was going to find you
Unexpected what you did to my heart
When I lost hope you were there to remind me
This is the start

And Life is a road and I want to keep going
Love is a river I want to keep flowing
Life is a road now and forever
A Wonderful journey

I’ll be there when the world stops turning
I’ll be there when the storm is through
In the end I wanna be standing
At the beginning with you

We were strangers on a crazy adventure
Never dreaming how our dreams would come true
Now here we stand unafraid of the future
At the beginning with you

And Life is a road and I want to keep going
Love is a river I want to keep flowing
Life is a road now and forever
A Wonderful journey

I’ll be there when the world stops turning
I’ll be there when the storm is through
In the end I wanna be standing
At the beginning with you

I knew there was somebody somewhere
Like me alone in the dark
Now I know that dream will live on
I’ve been waiting so long
Nothing’s gonna tear us apart

And Life is a road and I want to keep going
Love is a river I want to keep flowing
Life is a road now and forever
A Wonderful journey

I’ll be there when the world stops turning
I’ll be there when the storm is through
In the end I wanna be standing
At the beginning with you

Life is a road and I want to keep going
Love is a river I want to keep going on

Starting on a Journey…

Life is a road and I want to keep going,

Love is a river I want to keep flowing,
In the end I wanna be standing at the beginning with you